News Pantai Barat

November 27, 2008

Renyai di Tamiang

Diarsipkan di bawah: Opini — jaka @ 2:50 am

Renyai di tamiang
renyai yang tak pernah nyata
angin bersuit di daun rambung
mata jadi terpana
disana dibukit suling tertinggal sejengkal lara
saat aku meminta sesuatu. cinta:
renyai ditamiang
renyai yang pernah nyata
dalam renyai siul burung dipelepah sawit seakan duka
dalam nada setengah bertanya
tamiang menolak pengembara
dan akan seterusnya
(elegi – Hasbi burman)
17102008

November 12, 2008

Lintas cinta diujung rindu

Diarsipkan di bawah: Opini — jaka @ 5:44 am

Hasbi Burman

Dalam violet senja

ada bayang-bayang

gugus risau pergi

menari-nari dalam angan

pada sekelip waktu.

terbelenggu

daun rindu pun luruh satu-satu

pulau yang ditelapak sejarah

mengaca cahaya-cahaya asing

dalam kusam

dilintas cinta

hanya terdapat bintik-bintik.

sepatu lars yang dikakinya menemel dimana-mana

oktober 2008

Bulan Hamil Telanjang

Diarsipkan di bawah: Opini — jaka @ 5:39 am

Bulan Hamil Telanjang – Hasbi Burman

Bulan Hamil telanjang.

dibatas langit.

sisik melarik tahta waktu.

gerak rangkak bunglon.

ada tanda-tanda alam yang terkuras

pada kita bertanya

adakah masih sisa hati manusia

selepas lebaran di negeri ini.

oktober 2008

Idulfitri

Diarsipkan di bawah: Opini — jaka @ 5:29 am

Pagi ini saya terima sms dari Presiden Rex.

Idulfitri sekali ini -Hasbi Burman

Tersuguh sunyi

didaratan idulfitri

adalah sebuah pagi

asa mengigau dalam ilalang

ditebas padang waktu

 tanpa budaya

dan tiada gurih lemang

atau wangi tapai (bukan lontong yang dimaksut)

dan tanpa kebaya

perempuan perempuan dalam wajah idulfitri

gerimis di pagi idulfitri

ternyata tangis tanpa suara. (terlihat eropah menari-nari dalam kelangkang idulfitri)

Oktober 2008

Maret 23, 2008

Perdamaian Aceh bukan tujuan

Diarsipkan di bawah: Opini — jaka @ 11:43 am

oleh Hendro, ST

Direktur Eksekutif La Kaspia Institute-Peace and Human Security Studies dan Ketua Partai Rakyat Aceh Bidang Ekonomi dan Pembangunan

Semakin lama perjuangan kita maka semakin banyaklah hal yang akan kita pelajari dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dari para pendahulu kita (Mao Tse Tung). Transisi proses politik dan transaksi ekonomi mewarnai perjalanan pembangunan perdamaian Aceh. Proses menuju perdamaian Aceh tidak terjadi dengan serta merta, ada landasan yang mendorong untuk pencapaiannya. Perdamaian Aceh bukanlah tujuan akhir dalam kerangka penyelesaian konflik, karena hal tersebut adalah konskwensi dari kerangka resolusi konflik Aceh. Ada beberapa hal pokok yang menjadi penting untuk menilai esensi perdamaian di Aceh.
(lagi…)

Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com.