News Pantai Barat

Juli 27, 2009

32 Perusahan Dapat Izin Investasi Di Aceh

Diarsipkan di bawah: New — jaka @ 5:33 pm

32 Perusahaan telah mendapat izin berinvestasi di Aceh, 31 diantaranya milik asing (Penanaman Modal Asing/PMA), satu perusahan milik lokal (Penanaman Modal Dalam Negeri).

Laporan Badan Investasi dan Promosi Aceh dalam Rapat Koordinasi Rekonsiliasi Data PMA dan PMDN di Pade Hotel Banda Aceh, Senin (27/7) itu menyebut data investasi perusahan di berbagai bidang jasa itu.
(lagi…)

Juli 21, 2009

Jangan Protes, Kau Kujerat

Diarsipkan di bawah: New — jaka @ 4:07 am

Penanganan kasus korupsi di Kabupaten Aceh Barat semakin mengecewakan, ini terlihat dari sikap polisi yang Netamelakukan upaya pembungkaman terhadap aktivis yang bekerja.

Kasus terbaru menimpa Koordinator Badan Pekerja SuAK, Teuku Neta Firdaus, setelah sebelumnya kasus serupa juga pernah dialami oleh Aktivis Gerak Aceh Barat.

Kronologisnya mulai dirasakan sejak Awal 3 Juli 2009 lalu hingga menemui puncaknya pada 14 Juli 2009, saat itu Neta di suratai oleh pihak kepolisian mengundangnya untuk hadir ruang reskrim Polres Aceh  Barat, hingga akhirnya satu surat panggilan dari Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, AKP Suwalto, SH Sik dengan No.Pol:S.Pgl/57/VII/2009/Reskrim di titipkan ke kantornya.

Surat Panggilan itu diminta untuk menemui Kanit Tipikor, Aiptu Yurnalis di Polres Aceh Barat, Pada Kamis (16/7) lalu untuk dimintai keterangannnya sebagai saksi kasus penyalahgunaan pengunaan dana daerah (APBK) Kabupaten Aceh Barat yang dilakukan oleh oknum yang bukan Pegawai Negeri.

(lagi…)

Juli 3, 2009

Pemerintah Pusat Sambut Baik Qanun Kesehatan Aceh

Diarsipkan di bawah: New, Uncategorized — jaka @ 8:09 pm

Pemerintah Pusat menyambut baik isi qanun/aturan kesehatan yang akan diberlakukan di Provinsi Aceh, “Deptkes -Depertemen Kesehatan- sangat menghargai prakarsa Pemerintah Aceh dalam menyusun rancangan qanun kesehatan,” ungkap Kepala Biro Hukum dan Humas Aceh, Hamid Zein, SH M.Hum. Kamis (25/6) malam.

(lagi…)

Wagub Aceh Dapat Kado Ultah Istimewa

Diarsipkan di bawah: New — jaka @ 8:07 pm
Wawancara Wakil Menlu Thailand

Wawancara Wakil Menlu Thailand

1 Juli 2009 lalu merupakan hari istimewa bagi Muhammad Nazar, Wagub Pemerintah Aceh itu juga mendapat kado istimewa dari Wakil menteri luar negeri Thailand, Panich Vieitsreth.

Diplomat dari Negeri Gajah mengajak Duta Besar Thailand, untuk Indonesia, Akrasid Amatayakul. Ketua DPRA, Sayed Fuad Zakaria dan seluruh Pejabat Aceh yang hadir dalam jamuan makan malam di Meuligo Aceh untuk berdiri dan mengangkat gelas (cheers) sebagai bentuk penghargaan karena Nazar hari itu genap berusia 36 tahun.

Sungguh sebuah kejutan di ujung pidatonya malam itu, hingga membuat Nazar tersanjung dengan aksi Wakil Menlu Thailand itu, terlebih juga mengundangnya ke Thailand bersama Gubernur Pemerintah Aceh, Irwandi Yusuf untuk melihat dan membahas kerjasama yang akan dibangun oleh Pemerintah Thailand dan Pemerintah Indonesia lewat Aceh.

(lagi…)

Juni 27, 2009

Pedagang Protes KSU

Diarsipkan di bawah: New — jaka @ 2:41 am

Terancam Gulung Tikar

Belasan pedagang kelontongan serta peralatan nelayan yang berjualan di Komplek Nelayan Ujong Serangga, Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kini terancam gulung tikar setelah sebuah toko swalayan ikut berjualan di wilayah itu.

Para pedagang eceran memprotes kehadiran toko swalayan milik Koperasi Serba Usaha (KSU) yang mengelola dana APBA Rp2,9 milyar itu.

Wakil pedagang kios eceran, Suwardi Senin (22/6) mengatakan usaha mareka terancam tutup karena sering tidak sejak hadirnya swalayan milik koperasi. “Kami sudah layangkan surat keberatan kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Abdya,” kata Suwardi.

Suwardi mengharapkan wakil rakyat di kabupaten itu meninjau kembali keberadaan toko swalayan milik koperasi itu. Seharusnya koperasi milik nelayan itu untuk membantu dana  kepada kios-kios kecil untuk menambah modal usaha, bukan pesaing yang menjadi pembunuh usaha mereka.

Sementara itu Ketua Koperasi Serba Usaha, Zulisman secara terpisah menyebut kehadiran toko swalayan diperuntukkan untuk nelayan di kawasan Ujong Serangga, terutama saat akan melaut, Nelayan dapat mengambil barang di swalayan saat melaut dan membayarnya usai melaut, sebut Zulisman

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menegah Abdya Drs. Syarifuddin mengatakan keberadaan toko swalayan untuk memudahkan nelayan di kawasan ujong Serangga, dan kehadiran KSU semata mata untuk kesejahteraan nelayan yang menjadi anggotanya

Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com.