Oleh : Muhammad Zairin
700 warga Aceh di Malaysia berpartisipasi dalam doa bersama mengenang tujuh tahun bencana tsunami, yang dilaksanakan Badan Kebajikan Pendidikan Mahasiswa Aceh (BAKADMA) Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) pada 27 Desember 2011 mendatang.
“Panitia memprediksi lebih 700 masyarakat Aceh akan hadir pada acara itu, karena undangan terbuka telah disebarkan ke pusat-pusat strategis yang banyak masyarakat Aceh bertempat tinggal dan berusaha di Malaysia,” ujar Teuku Muttaqin Mansur kepada Waspada, Sabtu (24/12).
Dalam pernyataannya, Ketua panitia kegiatan yang akan dilaksanakan di Masjid UKM Bangi itu mengatakan kantong-kantong masyarakat Aceh bermukim di Malaysia seperti di Cawkit, Sg Tangkas, Sungai buloh, Kajang dan Kuala Lumpur. “Kita juga tebar undangan ke universitas-universitas,” ungkapnya.
Seperti Universitas Malaysia, Universitas Antara Bangsa, Gombak, UPM, UPSI, Universitas di Melaka. “Malah pada Jumat kemarin panitia Masjid UKM Bangi telah mengumumkan informasi doa ini kepada jamaah shalat Jumat,” tambah Rasyidin, Koordinator Bidang Publikasi dan Dokumentasi acara.
Dikatakannya, undangan juga disebarkan melalui jejaring sosial seperti face book atau tweeter. “Insya Allah target peserta akan melibihi 700 orang dan panitia tidak membatasi warga Aceh yang ingin menghadiri doa bersama itu,” ujar Rasyidin.
Dilaksanakannya doa bersama mengenang tujuh tahun tsunami pada 27 Desember 2011 itu, ungkap Mustaqim, selain waktu libur bersama mahasiswa menjelang ujian akhir kuliah juga bertepatan dengan mangkatnya salah satu Sultan Aceh, yakni Sultan Iskandar Muda.
“Kami dengar di Aceh juga akan dilaksanakan acara mengenang 375 tahun (27 Desember 1636 – 27 Desember 2011) Sultan Iskandar Muda, jadi tidak salahnya apabila doa-doa yang dipanjatkan digabungkan bersama,” cetus mustaqim.
H!NA Magazine
Harga Minyak Pala dan Minyak Nilam
Jualan Kopi Aceh
Jualan Kaos
My Facebook
Waspada Online