News Pantai Barat

Oktober 27, 2008

Kasus Foto Bupati Abdya Terkuak

Filed under: New — jaka @ 9:12 am

Roy Suryo : Bukan Istri Bapak Akmal

Pakar Telematika Indonesia memastikan Perempuan dalam dekapan Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim SH bukan Ida Agustina, “Foto ini asli bukan rekayasa dan Perempuan ini bukan istri bapak Akmal,” Kata Roy Suryo Notodiprojo di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh Senin (27/10).

Pernyataan Roy dihadapan Tokoh Masyarakat Aceh Barat Daya, dan wartawan sungguh mengejutkan, karena sebelumnya Ida Agustina telah memberikan pernyataan perempuan tersebut adalah dirinya. Laporan Ida Agustina kepada Polisi awal Oktober lalu membuat tiga warga Abdya ditahan polisi atas tuduhan menyebarkan foto koleksi pribadi Bupati Abdya dan Istinya.

Roy dalam pernyataan mengatakan ditemukannya perbedaan pada ukuran alis, warna kulit, serta kerutan kulit wanita dalam foto yang menghebohkan Aceh Barat Daya di menjelang perayaan Idul Fitri lalu. “dari Beberapa foto bapak akmal dan Istrinya yang saya periksa, wanita dalam foto ini berbeda dengan Istrinya,” kata Roy Suryo sambil menyebut foto tersebut direkam dengan HP berkamera sekitar 1-2 tahun lalu.

Roy menyebutkan dirinya bertanggungjawab atas pernyataan itu. bahkan dirinya juga bersedia memberikan kesaksian dihadapan pihak kepolisian mau pun pengadilan. “bila diminta saya bersedia hadir ke kabupaten Aceh Barat Daya,’ kata Roy.

Kasus foto mesra bupati Abdya kata Roy, mirip dengan terungkapnya hubungan selingkuh Wakil Bupati dengan Istri Bupati Pekalongan, dimana orang yang menyebarkan foto ditahan, namun kemudian di bebaskan lagi kerana foto tersebut asli bukan rekayasa. 

Selain kepada tokoh masyarakat Aceh Barat Daya, dan juga Ketua DPRk Abdya, H Said Syamsul  Bahri, dan Wakil ketua DPRK Abdya H Rs Asmadi SmHk, serta sejumlah wakil rakyat lainnya, pernyataan serupa juga disampaikan Roy Suryo di hadapan Wakil Gubernur Pemerintah Aceh, Muhammad Nazar S.Ag di kantor Gubernur Aceh.

Dalam pernyataan usai bertemu Roy, Wagub mengharapkan masyarakat bisa tenang tidak terganggu dengan masalah tersebut, “Pemerintah harus tetap jalan, nanti akan ada prosesnya, yang penting masyarakat harus tenang dulu,” kata Muhammad Nazar

About these ads

37 Komentar »

  1. Lah si KRMT lagi nih yang nangani kasus…

    Komentar oleh Aulia — Oktober 27, 2008 @ 10:07 am | Balas

  2. Ya ampun! Roy Suryo??! Pakar Pornomatika dan Mesumatika itu? Tak ada kerjaan lainkah dia selain ngurus yang bau2 mesum saja? Nauzubillah… kalo datang ke Abdya, malulah awak ini. Kredibilitasnya itu diragukan lho, apalagi di internet. Silakan cari di google nama beliau. Public enemy-nya beliau itu… :|

    Lagipula, apalah pasal sampe dia tahu kerutan kulit segala? Memang kerutan kulit itu macam sidik jari? Mengada-ada saja ah ini pakar, Bang. Jangan ditelan mentah2 lah ucapannya, sering ndak jelas itu. Batas antara fakta dan opini, asumsi dan fitnah itu tipis.

    Saya ndak bela si akmal itu. Kita sama-sama ndak suka dan sama-sama tau sisi busuk bupati awak itu. Cuma, masa sampe begini ini dibawa-bawa RS yang tak ada orang2 IT akui kredibilitasnya itu, Bang? :?

    Lagipula, apa secara hukum bukti nyata macam daster dan segala macam bisa dimentahkan dengan kesaksian saksi ahli? Tanpa RS kita juga bisa liat itu foto asli. Masalah itu betini bininya atau bukan, susah utk tahu karena wajah tertutup macam itu. Saya ndak tau itu Roy pake ilmu apa atau wangsit darimana. Tapi… oh Tuhan, saya tidak mau goblok menelan ucapannya :|

    Dari sisi etika saja itu bupati bisa dipertanyakan, pemimpin keluarga macam mana yang tak tahu ayat di Quran tentang anak meminta izin masuk dalam kamar orang tua, apalagi moto2 segala. Tak ada etikanya itu tatanan keluarga, maka tak ada etika si bupati itu sendiri, sampe berkata anjing-babi dalam pidato. That’s it. Ndak perlu sampe dibahas oleh Roy Suryo segala. Bullshitnya itu orang, Bang.

    Ini memalukan kabupaten, kalo sampe kita dipertanyakan skala IQ karena percaya ucapan seorang Roy Suryo, Bang. Memalukan… :|

    Komentar oleh Alex© — Oktober 27, 2008 @ 2:10 pm | Balas

  3. mantap !!!

    untung bukan saiyah yang dimintai komentar…

    Komentar oleh Muhammad Baiquni — Oktober 27, 2008 @ 2:10 pm | Balas

  4. Komentar oleh Alex© | Oktober 27, 2008
    Dari sisi etika saja itu bupati bisa dipertanyakan, pemimpin keluarga macam mana yang tak tahu ayat di Quran tentang anak meminta izin masuk dalam kamar orang tua, apalagi moto2 segala. Tak ada etikanya itu tatanan keluarga….
    ======
    jangan di lihat dari sisi etika,bro… dilihat aja dari sisi pendidikan …hihihihi…kan ada tuh istilah, apa ya?..kl ga salah..sex education yah?…kl salah tolong diralat ya.. :)
    kira2 datangin roy suryo,berapa duit ya?….
    betewe, judul’a bombastis banget ya…apanya yang terkuak bang?

    Komentar oleh ballz7 — Oktober 27, 2008 @ 3:07 pm | Balas

  5. Tumben roy suryo ngomongin perbedaan ukuran alis, warna kulit, serta kerutan kulit. Si “Pakar Tele’matematika’” itu cuma cari popularitas! Dia nggak bisa analisa gambar ato foto, bisanya cuman baca angka waktu pembuatannya. Mending sebelum ngomongin foto ato gambar, suruh si roy suryo belajar Photoshop & CorelDRAW sampe tamat.

    Komentar oleh tempo — Oktober 27, 2008 @ 7:57 pm | Balas

  6. hari gini masih ngomong popularitas,,, roy suryo mah emang udah dari sononya populer…. cari tau dulu profil roy baru kita komentari… kita cm inginkan kebenaran.. mana ada istri yang tega mengaku aib suaminya… gimana-gimana jadi ibu bupati kan asyik jg,, biasalah sekali2 suami bareng yang lain…

    Komentar oleh roodee — Oktober 28, 2008 @ 2:04 am | Balas

  7. jadi kuli tinta musti berani….. katanya banyak tantangan… sekolah lagi… teken absen jagn lupa yaaa……… bang jaka..bang jaka… semoga cintamu abadi sampai hari tua… amien…

    Komentar oleh roodee — Oktober 28, 2008 @ 2:08 am | Balas

  8. Salam kenal :grin: .
    Saya rasa opini begini kudu diperjuangkan utk bisa keluar dari kungkungan blog ini. Orang (lebih) banyak berhak tau.

    Eh, tapi sebelum bang jaka ngomentari saya, ada baiknya bang jaka kunjungi blog 2 rekan saya disini
    dan disini dahulu.
    Ini karena kami baru saja diskusi topik yang nyinggung kredibilitas RS sebagai “rujukan nasional IT.”
    Silakan ikut meramaikan, karena kayaknya sudah agak sepi.

    Maaf karena saya sendiri belum punya blog :mrgreen: .

    Komentar oleh fritzter — Oktober 28, 2008 @ 2:34 am | Balas

  9. fotone?

    Komentar oleh rezco — Oktober 28, 2008 @ 5:32 am | Balas

  10. NICE JOB
    TETEP SEMANGAT

    Komentar oleh septarius — Oktober 28, 2008 @ 6:54 am | Balas

  11. orang-orang dungu dan sangat gobloklah yang percaya omongon ROY,saya gak punya kepentingan dg akmal. Who care about him.Tapi bagus juga lah Syafarudin Thaleb bersedia membuat acara ini, ini moment terbaik unutk menggulung semua orang2 yang menjadi biangkerok kerusuhan di ABDYA. Liat aja profil2 yang berada di balik acara Konf PERS ROY, adalah orang2 yang jelas-jelas berseberangan dg pemda saat ini. Mereka adalah pengusaha2 alias kontraktor yang selama ini hidup bermewah-mewah,punya mobil lebih dari jumlah jari sebelah tangan kita, makan di restoran mewah, tega mengkorup uang negara dg menghasilkan mutu proyek yang yang buruk. Liat saja jalan, bangunan, jembatan, saluran air yang mereka buat, belum digunakan masyarakat sudah rusak. Dan jelas lah mereka punya uang untuk membuat acara ini,setelah terlebih dahulu menghisab darah masyarakat abdya. Kenapa tidak sebaliknya masyarakat abdya mendemo kontraktor2 yang bermoral busuk tersebut.

    Komentar oleh nia — Oktober 28, 2008 @ 7:09 am | Balas

  12. untuk jaka salam kenal, saya pengunjung setia blog anda. Kalo ke jakarta tolong dong dibuatkan tulisan gaya hidup hedonisme kontraktor2 asal abdya.

    Komentar oleh nia — Oktober 28, 2008 @ 7:14 am | Balas

  13. Dasar zaman udah edan…
    Tukeran link yuk…

    Komentar oleh mamas86 — Oktober 28, 2008 @ 7:28 am | Balas

  14. mas Roy asyik tu jalan-jalan ke Aceh… hehehehe. Peace aja lah. Segala sesuatu harus diserahkan ke ahlinya, kalau nggak yah kayak kasusnya mas Roy sur ini… kacau.

    Komentar oleh edwidianto — Oktober 28, 2008 @ 7:48 am | Balas

  15. kalau bupatinya begitu apalagi anak buahnya mungkin begitu juga, bupati yang begitu dipecat aja aja karena sudah mencoreng syariat islam diaceh, dan tak pantas lagi tinggal diaceh

    Komentar oleh pohan hasan — Oktober 28, 2008 @ 8:10 am | Balas

  16. hari gini masih ngedengerin omongan nya Roy Suryo…
    kemane aje bang..?? hehehe…

    anyway blog yang mantab juga…salam kenal yah sebelumnya..
    salam,

    bonar
    http://sihotang407.wordpress.com

    Komentar oleh bonar — Oktober 28, 2008 @ 9:02 am | Balas

  17. hm……terlepas dari kebenaranya….biarlah kebenaran terbukti seiring waktu, peace and cool

    Komentar oleh riauku — Oktober 28, 2008 @ 9:10 am | Balas

  18. damai itu indah mari kita jabatan tangan dalam membangun abdya tercinta

    Komentar oleh rajalingkungan — Oktober 28, 2008 @ 9:14 am | Balas

  19. Sudahlah jangan ngomongin hal – hal yang gak perlu diperdebatkan… Selingkuh atau tidak, ngapa – ngapain atau tidak itu kan urusan pribadi orang..ngapain juga diangkat ke permukaan. Toch setiap lelaki sama, sama – sama suka cewe.. dan setiap cewe sama, sama – sama cuka cowo… dan cewe + cowo sama..sama – sama membutuhkan kehangatan.. Jangan Naiflah!!! Ga usah RS atau Akmal dibawa – bawa.. Lebih baik pertanyaannya dikembalikan kepada diri sendiri.

    Salam Kenal & Chayo

    Komentar oleh eginamakoe — Oktober 28, 2008 @ 9:31 am | Balas

  20. sangat baik

    Komentar oleh fatrisia — Oktober 28, 2008 @ 11:51 am | Balas

  21. Bang….. gimana nich… kita tahulah masalah itu…. dari Mas Roy mungkin juga salah…. ngomentari masalah pejabat terus menerus… padahal juga kader dari partai demokrat…. bupati nya juga gitu….? gimana menurut Abang agar Nanggroe Aceh nich bisa damai dan sejahtera… ada usul ga Bang….. saya sangat kagum dengan alam raya Aceh… salam untuk Tengku Hasan Tiro… wlo beliau dah kembali ke sweden…

    salam dari http://pinarax.wordpress.com

    Komentar oleh tehthe — Oktober 28, 2008 @ 1:11 pm | Balas

  22. Wah aceh.. mana semangat syariat Islam mu??

    Komentar oleh Ajaran — Oktober 28, 2008 @ 3:34 pm | Balas

  23. wahh … jangan samai kegilaan si cucunguk yang bernama roy suryo itu menjadi konsumsi kita sebagai orang aceh , karena si roy itu hanya pakar pornomatika,mesummatika dan bokep matika doank, jika ditanya kepada penghuni jagad web indonesia siapa manusia yang paling di benci dan paling menjijikkan menurut mereka maka jawabannya adalah si roy, saya gak tau , udah berapa giga si roy mengoleksi foto2 porno dan film bokep dari server server di rusia, ataupun juga udah berapa banyak koleksi dvd JAV yang dimiliki si roy,

    aneh saja, masak ada orang yang pekerjaannya sangat hina kayak dia, kerjanya cuma ngeloksi foto2 porno dan menyelidikinya, apakah orang tuanya dulu gak pernah mencekoki moral kepada dia, …

    Komentar oleh Muda Bentara — Oktober 29, 2008 @ 2:19 am | Balas

  24. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://hukum-kriminal.infogue.com/kasus_foto_bupati_abdya_terkuak

    Komentar oleh asuna17 — Oktober 29, 2008 @ 2:53 am | Balas

  25. Di sumpah aja bupatinya, kan selesai, ndk usah buruk sangka dech, adapun Roy Suryo jangan dipercaya tuch. Liat kasus Munarman dan Habib Rizik, Roy Suryo bisa diragukan kredibilitasnya sebagai ahli telematika.

    Komentar oleh kaferemaja — Oktober 29, 2008 @ 4:19 am | Balas

  26. istri nya saja udah mengakui bahwasanya yang di foto itu dia, so.. ga usah diributkan lagi lah..

    Komentar oleh ibra — Oktober 29, 2008 @ 6:20 am | Balas

  27. sssttt…..jangan jangan ada kepentingan politik di belakangnya…

    Komentar oleh ibra — Oktober 29, 2008 @ 6:26 am | Balas

  28. Terimakasih telah banyak berkomenter, tapi semua itu hanya pengadilan yang bisa membuktikan perempuan dalam dekapan itu istri atau bukan, karena ini kasus pertama pejabat di Aceh maka mari pantau bersama-sama. baca juga http://www.pantaibarataceh.blogspot.com untuk perkembangan kasus ini.

    Komentar oleh jaka — Oktober 29, 2008 @ 6:49 am | Balas

  29. ya masalahnya jadi makin besar nih….

    Komentar oleh syahrizal pulungan — Oktober 29, 2008 @ 8:49 am | Balas

  30. Hukum aja yang selingkuh. Buktikan aja yang dikatakan Suryo itu di kepolisian atau pengadilan

    Komentar oleh Mawardi — Oktober 29, 2008 @ 9:46 am | Balas

  31. gitu aja kok heboh…

    yg penting tunjukkan bukti, klarifikasi data n trakhir hukum yg bersalah. siap…..?

    Komentar oleh goenk — November 4, 2008 @ 4:48 am | Balas

  32. lucu2 juga ya pendapat kalien tp sayang satupun tak ada yg ilmiah

    Komentar oleh ifan — Juni 7, 2009 @ 8:16 am | Balas

    • he he he
      kalo kasus ini memang ngak ilmiah
      karena sudah di bawa ke kancah politik. hik hik

      Komentar oleh jaka — Juni 12, 2009 @ 5:03 am | Balas

  33. I quite like looking through an article that will make people think.
    Also, thanks for allowing for me to comment!

    Komentar oleh hotel booking — Februari 21, 2013 @ 4:11 pm | Balas

  34. I loved as much as you will receive carried out right here.
    The sketch is attractive, your authored material stylish.
    nonetheless, you command get got an shakiness over that you wish be delivering the following.
    unwell unquestionably come further formerly again since exactly the same nearly very often inside case
    you shield this increase.

    Komentar oleh http://jamp.uninetsolutions.co — Juni 12, 2013 @ 9:22 pm | Balas

  35. Business entities take part in affiliate programs embodies the money
    making capacity linked with a lot of attention to the following tip when pondering your online advertising strategies.
    Some strategies are very complicated and have a better cost to benefits
    ratio, are easier to rank for. The more affiliates you can get
    more traffic into the website and enhance the awareness and understanding of our brand and our
    portfolio of world-class hotels.

    Komentar oleh http://thedigitalworldrus.tumblr.com/ — Juli 7, 2013 @ 3:39 pm | Balas


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Rubric Theme Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: