News Pantai Barat

November 26, 2007

Bupati Aceh Barat Daya Dituduh Korupsi APBD

Diarsipkan di bawah: New — jaka @ 7:48 am

21/11/2007 10:49 wib
ditulis oleh
gagah Wijoseno – detikcom

Jakarta – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim dilaporkan ke KPK dalam kasus korupsi. Akmal dituduh telah menyelewengkan dana APBD tahun anggaran 2007.

“Kita sekarang mengadu ke KPK biar cepat ditangani,” kata Anggota Gerakan Anti Korupsi (GAKI) Divisi Investigasi dan Pelaporan Teuku Eddi Ratna kepada detikcom di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Rabu (21/11/2007)

Akmal telah melakukan penunjukan sepihak dalam proyek pengadaan bibit untuk perkebunan kelapa sawit dan eskavator. Dalam kasus ini, nilai transaksi kedua proyek tersebut mencapai Rp6,8 Milyar.

Tuduhan lainnya adalah akmal dianggap telah mencaplok tanah negera dengan mengatasnamakan masyarakat. Tanah yang dikelola Akmal mengunakan anggaran proyek dana APBD sebesar Rp16 miliar.

Proses pelaporan ini di iringi dengan aksi demontrasi di depan kantor KPK sekitar 30 demonstran yang terdiri dari pria, perempuan dan anak-anak menuntut KPK segera memperoses dugaan korupsi Akmal tersebut.
“Kita takut terjadi konflik horisontal. Aceh baru saja damai, kita tidak ingin ada raja-raja kecil,” tambah Teuku.(gah/ana)

& Komentar »

  1. membaca berita soal Abdya dimana diberitakan bupati Abdya melkaukan tindakan penyelewengan dan korupsi, itu tentu sah-sah saja jika demikian yang terjadi. namun sepengetahuan saya bupatinya kan dilantik bulan april, proses realisasi proyek baru berjalan 2-3 bulan lalu. apakah tidak terlalu pagi untuk mengatakan sudah terjadi penyelewengan APBD 2007.

    Sepertinya kurang logis aja. Oya, walaupun saya di banda aceh dengan profesi hanya sebagai guru di salah satu SMP saya berasal dari kematan Susoh Abdya, namun saya mengikuti berita dan informasi di aceh barat daya. Apalagi selepas demonstrasi yang terjadi belakangan ini.

    Namun rasanya komentar teuku di Jakarta soal konflik horizontal itu statement yang di dramatisasi. Seolah2 ada permasalahan yang demikian besar di Aeh barat daya. Tapi berdasarkan informasi yang saya dapat dari saudara2 dan kawan di Abdya sepertinya jauh sekali kenyataannya jika saya kaitkan dengan statemen itu….

    Tapi saya memang tidak menghubungi banyak orang untuk tahu lebih dalam soal yang disinyalir bapak teuku di jakarta, karena untuk nelpon saya harus berhutung juga sebagai seorang “umar bakri”. Mungkin juga informasi yang diperoleh bapak Teuku lebih lengkap.

    harapan saya semoga Aceh Barat Daya tidak menjelma sebagaimana yang di katakan pak Teuku.

    Komentar oleh ihksan — Desember 5, 2007 @ 11:30 am | Balas

  2. Senang pak Ihksan datang ke blog saya
    terimakasih

    Komentar oleh jaka — Desember 6, 2007 @ 6:08 am | Balas

  3. melihat tulisan yang di atas rasa nya terlalu pagi untuk mengatakan bupati akmal tersangkut dalam penyelewengan dana, coba kita biarkan daerah berkembang tetapi dengan syarat harus ada yang mengontrol….harapan saya abdya bisa maju dan berkembang pesat di tangan bupati akmal ibrahin.

    Komentar oleh sri handayani — Mei 21, 2008 @ 4:01 am | Balas

  4. saya seorang mhasiswa abdya yang ada di bandung,saya cukup menyesalkan bila dugaan yang dilimpahkan terhadap bupati abdya itu benar adanya,karena sepengetahuan saya beliau adalah seorang yang anti terhadap korupsi,itu dibuktikan dengan digantikannya beberapa pejabat baik kepala dinas,kabag,dan lainnya yang selama ini menurut masyarakat sangat hobi menggerogoti uang rakyat,tapi walau bagaimna pun biarkan kpk yang membuktikannya.

    Komentar oleh mulia efendi — Juni 13, 2008 @ 8:43 am | Balas

  5. abdya merupakan wilayah yang sangat strategis dikawasan barat selatan, akhir-akhir ini kawasan ini menjadi ladang bagi raja-raja kecil mengeruk keuntungan,

    Komentar oleh arul — Oktober 23, 2008 @ 2:42 am | Balas

  6. itupun mau dibuat pemekaran Abas…. masih kabupaten saja sudah banyak pejabat yang zalim……… hidup pejabat abdya yang zalim. semoga anak2mu menadapat balasan.

    Komentar oleh ardi anak susoh — November 25, 2008 @ 5:17 am | Balas

  7. kepada semua anak susoh… mari bersatu wujudkan kekeluargaan kita dengan kembali mempeerat perstuan lewatIPPELMAS,,,

    Komentar oleh SURYA — November 25, 2008 @ 5:24 am | Balas

  8. diharapkan kepada masyarakat abdya jgn termakan oleh isu yang gak jelas…IPPELMAS dan SWADAYA diharapkan membangun dan bersama2 untuk abdya..jgn saling menjatuhkan….

    Komentar oleh madya — Juni 20, 2009 @ 9:19 pm | Balas

    • kalo yang melaporkan kasus itu adalah adun tukang parkir di solong ulekareng mana kita percaya madya.
      tapi ini kan beda, yakan?

      Komentar oleh jaka — Juni 27, 2009 @ 2:19 am | Balas


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.