News Pantai Barat

Juli 30, 2009

Pelayanan RSU ZA Buruk

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — jaka @ 6:01 am

Rumah Sakit Umum Zainal Abidin kembali mendapat lebel sebagai rumah sakit dengan palayanan buruk oleh pasien.

Hal itu disampaikan Fadhli Abdullah, setelah satu keluarganya diserang penyakit aneh, “gejalanya itu demam, kepala pusing, flu dan sendi lutut sakit,” kata Fadhli Rabu, (29/7) siang.

Anehnya rumah sakit tidak bisa memberikan kepastian tentang penyakit yang di derita keluarga besarnya, pelayanan yang buruk tersebut di sampaikan Fadhli saat akan tes darah sepekan lalu, “Pihak rumah sakit mengatakan tidak ada petugas malam hari, dan tenaga pemeriksa yang ada cuma untuk tes darah biasa saja,” ungkap Fadhli menirukan keteragan pihak rumah sakit

Pada akhirnya tes darah harus dilakukan di Rumah Sakit Harapan Bunda, meski di sana Fadhli juga tidak mendapatkan kepastian tentang serangan penyakit yang datang bertubi-tibu pada keluarganya, “Hari pertama dua anggota keluarga saya yang kena, berikutnya bertambah dua, dan seterusnya,” ungkap Fadhli

Saat ini keluarga masih menjalani perawatan di rumah sakit diantarnya Helmi Fadhli, Bahaqi Ibrahim, M Fajar Fadhli, Liza Zakaria, Hariah dan Cut puteh serta Alkharami.

Fadhli meminta Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf untuk mengevaluasi kinerja aparaturnya, karena rumah sakit mewah dengan peralatan canggih yang seharusnya menjadi harapan bagi kesembuhan keluarga dan pasien lainnya tidak terwujud.

“Masyarakat bukan tidak tahu milyaran rupiah uang rakyat digunakan membeli peralatan dan dengan pajak kami dokter dan pegawai disana di gaji, tapi apa yang kami dapatkan,” ungkap Fadhli.

Direktur Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Dr Taufik Mahdi tidak bisa di hubungi, untuk mendapatkan konfirmasi demikian juga Direktur Medik RSU ZA, Dr Andalas. Namun lewat pesan veronika berbahasa Aceh, Dr Taufik meminta untuk di hubungi kembali

Juli 27, 2009

32 Perusahan Dapat Izin Investasi Di Aceh

Diarsipkan di bawah: New — jaka @ 5:33 pm

32 Perusahaan telah mendapat izin berinvestasi di Aceh, 31 diantaranya milik asing (Penanaman Modal Asing/PMA), satu perusahan milik lokal (Penanaman Modal Dalam Negeri).

Laporan Badan Investasi dan Promosi Aceh dalam Rapat Koordinasi Rekonsiliasi Data PMA dan PMDN di Pade Hotel Banda Aceh, Senin (27/7) itu menyebut data investasi perusahan di berbagai bidang jasa itu.
(lagi…)

Juli 22, 2009

Sejumlah Pejabat Di Abdya Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — jaka @ 11:28 am

Kejaksaan Negeri Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya mengeluarkan pernyataan mengejutkan pekan ini, sehubungan tuntasnya pemeriksaan tiga kasus korupsi yang melibatkan pejabat di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.

Kasus tersebut diantaranya kasus mesin genset Dinas Kelautan dan perikanan Abdya, kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) pengadaan buku di 40 sekolah dan kasus dana Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di Dinas Kesehatan Abdya.
(lagi…)

Dinding Ruang Media Center Ambruk

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — jaka @ 11:26 am

Dinding ruangan media center di Kantor Setdakab Aceh Barat Daya ambruk dan  mengakibatkan sembilan unit computer rusak berat karena tertimbun puing beton dan terendam air.
(lagi…)

Juli 21, 2009

Jangan Protes, Kau Kujerat

Diarsipkan di bawah: New — jaka @ 4:07 am

Penanganan kasus korupsi di Kabupaten Aceh Barat semakin mengecewakan, ini terlihat dari sikap polisi yang Netamelakukan upaya pembungkaman terhadap aktivis yang bekerja.

Kasus terbaru menimpa Koordinator Badan Pekerja SuAK, Teuku Neta Firdaus, setelah sebelumnya kasus serupa juga pernah dialami oleh Aktivis Gerak Aceh Barat.

Kronologisnya mulai dirasakan sejak Awal 3 Juli 2009 lalu hingga menemui puncaknya pada 14 Juli 2009, saat itu Neta di suratai oleh pihak kepolisian mengundangnya untuk hadir ruang reskrim Polres Aceh  Barat, hingga akhirnya satu surat panggilan dari Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, AKP Suwalto, SH Sik dengan No.Pol:S.Pgl/57/VII/2009/Reskrim di titipkan ke kantornya.

Surat Panggilan itu diminta untuk menemui Kanit Tipikor, Aiptu Yurnalis di Polres Aceh Barat, Pada Kamis (16/7) lalu untuk dimintai keterangannnya sebagai saksi kasus penyalahgunaan pengunaan dana daerah (APBK) Kabupaten Aceh Barat yang dilakukan oleh oknum yang bukan Pegawai Negeri.

(lagi…)

Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com.