Rumah Sakit Umum Zainal Abidin kembali mendapat lebel sebagai rumah sakit dengan palayanan buruk oleh pasien.
Hal itu disampaikan Fadhli Abdullah, setelah satu keluarganya diserang penyakit aneh, “gejalanya itu demam, kepala pusing, flu dan sendi lutut sakit,” kata Fadhli Rabu, (29/7) siang.
Anehnya rumah sakit tidak bisa memberikan kepastian tentang penyakit yang di derita keluarga besarnya, pelayanan yang buruk tersebut di sampaikan Fadhli saat akan tes darah sepekan lalu, “Pihak rumah sakit mengatakan tidak ada petugas malam hari, dan tenaga pemeriksa yang ada cuma untuk tes darah biasa saja,” ungkap Fadhli menirukan keteragan pihak rumah sakit
Pada akhirnya tes darah harus dilakukan di Rumah Sakit Harapan Bunda, meski di sana Fadhli juga tidak mendapatkan kepastian tentang serangan penyakit yang datang bertubi-tibu pada keluarganya, “Hari pertama dua anggota keluarga saya yang kena, berikutnya bertambah dua, dan seterusnya,” ungkap Fadhli
Saat ini keluarga masih menjalani perawatan di rumah sakit diantarnya Helmi Fadhli, Bahaqi Ibrahim, M Fajar Fadhli, Liza Zakaria, Hariah dan Cut puteh serta Alkharami.
Fadhli meminta Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf untuk mengevaluasi kinerja aparaturnya, karena rumah sakit mewah dengan peralatan canggih yang seharusnya menjadi harapan bagi kesembuhan keluarga dan pasien lainnya tidak terwujud.
“Masyarakat bukan tidak tahu milyaran rupiah uang rakyat digunakan membeli peralatan dan dengan pajak kami dokter dan pegawai disana di gaji, tapi apa yang kami dapatkan,” ungkap Fadhli.
Direktur Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Dr Taufik Mahdi tidak bisa di hubungi, untuk mendapatkan konfirmasi demikian juga Direktur Medik RSU ZA, Dr Andalas. Namun lewat pesan veronika berbahasa Aceh, Dr Taufik meminta untuk di hubungi kembali
melakukan upaya pembungkaman terhadap aktivis yang bekerja.
H!NA Magazine
Harga Minyak Pala dan Minyak Nilam
Jualan Kopi Aceh
Jualan Kaos
My Facebook
Waspada Online